Indonesia Website Awards
Showing posts with label Arsip P3K Kemenag. Show all posts
Showing posts with label Arsip P3K Kemenag. Show all posts

Monday, August 19, 2024

Formasi CPNS/CASN Kemenag RI Tahun 2024: Peluang Besar di Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Teknis

MTs Arabic - Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun 2024. Berdasarkan alokasi formasi dari Menpan yang terbaru, ada ribuan peluang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia yang ingin berkarir di bidang pelayanan publik.

Alokasi Formasi CPNS/CASN Kemenag Tahun 2024

Menurut data yang tersedia, alokasi formasi CPNS dan PPPK Kemenag tahun 2024 terbagi dalam tiga kategori utama, yaitu:

1. Guru

   - CPNS: 6.992 formasi

   - PPPK: 19.437 formasi

2. Tenaga Kesehatan

   - CPNS: 0 formasi

   - PPPK: 502 formasi

3. Tenaga Teknis

   - CPNS: 13.780 formasi

   - PPPK: 69.842 formasi

Secara keseluruhan, Kemenag membuka total 20.772 formasi CPNS dan 89.781 formasi PPPK untuk tahun anggaran 2024.

Rincian Kebutuhan ASN

Selain alokasi formasi dari Menpan, Kemenag juga merinci kebutuhan ASN yang terdiri dari jumlah formasi untuk Guru, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Teknis. Dari rincian tersebut, formasi untuk tenaga guru dan tenaga teknis mendominasi dengan alokasi besar untuk kedua kategori.

Mengapa Anda Harus Mendaftar?

Pembukaan formasi CPNS/CASN Kemenag tahun 2024 ini merupakan peluang emas bagi masyarakat yang ingin berkontribusi langsung dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan teknis di bawah naungan Kemenag. Selain memberikan kestabilan karir, menjadi bagian dari ASN Kemenag juga memberikan kesempatan untuk berperan aktif dalam membangun bangsa melalui pelayanan publik.

Persiapan yang Harus Dilakukan

Agar sukses dalam seleksi CPNS/CASN Kemenag tahun 2024, berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan:

- Pahami Formasi yang Tersedia: Pilih formasi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan minat Anda.

- Siapkan Berkas dengan Lengkap: Pastikan semua dokumen yang diperlukan sudah lengkap dan sesuai dengan persyaratan.

- Pelajari Materi Ujian: Fokus pada materi yang sering keluar dalam ujian CPNS, seperti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

- Manfaatkan Simulasi Ujian: Gunakan simulasi ujian CPNS yang tersedia secara online untuk mengukur kemampuan dan meningkatkan persiapan Anda.

Formasi CPNS/CASN Kemenag tahun 2024 menawarkan berbagai peluang bagi masyarakat Indonesia untuk bergabung dalam sektor publik. Dengan jumlah formasi yang besar dan terbagi dalam beberapa kategori utama, kesempatan ini tidak boleh dilewatkan. Persiapkan diri Anda dengan baik dan raih kesempatan untuk menjadi bagian dari ASN di Kementerian Agama.

Unduh alokasi formasi CPNS dan PPPK Kemenag tahun 2024

Semoga berkah manfaat.

Sunday, March 28, 2021

Pembelajaran 7 - Pengembangan Potensi Peserta Didik


PENGANTAR

MTs Arabic - Pengembangan Potensi Peserta Didik merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru agar mampu memahami konsep perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik, tahapan, prinsip-prinsip dan implementasinya terhadap pendidikan; mengidentifikasi tugas-tugas perkembangan akhir masa kanak-kanak dan keragaman karakteristik peserta didik, menganalisis permasalahan perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik dan menentukan kegiatan pembelajaran untuk memfasilitasi variasi perkembangan peserta didik, dan memahami konsep potensi peserta didik dan pengembangannya serta menentukan pembelajaran yang memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik.

Untuk mencapai kompetensi tersebut, Anda akan mempelajari materi perkembangan peserta didik, dan potensi peserta didik dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan, dan dapat Anda akses baik secara online maupun offline. 

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu Anda dalam mempelajari materi. Pada akhir sesi pembelajaran, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang disajikan sebagai review pembelajaran yang sudah Anda lakukan.

KOMPETENSI

Terdapat beberapa kompetensi guru bidang studi yang akan dicapai pada pembelajaran ini  yaitu guru P3K mampu: 

memahami konsep perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik, tahapan, prinsip-prinsip dan implementasinya terhadap pendidikan;
mengidentifikasi tugas-tugas perkembangan akhir masa kanak-kanak dan keragaman karakteristik peserta didik;
menganalisis permasalahan perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik dan menentukan kegiatan pembelajaran untuk memfasilitasi variasi perkembangan peserta didik;
memahami konsep potensi peserta didik dan pengembangannya serta menentukan pembelajaran yang memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik.

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Setelah mempelajari materi pokok 7 tentang Pengembangan Potensi Peserta Didik, diharapkan Anda mampu: 

Menjelaskan konsep perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik;
Menjelaskan tahapan perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik;
Menjelaskan prinsip-prinsip perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik dan implikasinya terhadap pendidikan;
Mengidentifikasi tugas-tugas perkembangan akhir masa kanak-kanak;
Menjelaskan pengertian potensi;
Menjelaskan jenis-jenis potensi;
Mengidentifikasi potensi peserta didik;
Menganalisis permasalahan berkaitan dengan potensi peserta didik sekolah dasar; dan
Menentukan kegiatan pembelajaran yang memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik.

MATERI POKOK

Guru harus memahami bagaimana karakteristik peserta didik asuhannya dan cara mengembangkan potensinya. Informasi mengenai karakteristik peserta didik dalam berbagai aspek menjadi satu acuan dalam menentukan kedalaman dan keluasan materi sehingga sesuai dengan perkembangan peserta didik. Berdasarkan pemahaman tersebut guru perlu bekerja keras dan kreatif untuk mengeksplorasi berbagai upaya baik dalam bentuk media, bahan ajar, dan metode pembelajaran untuk memfasilitasi peserta didik secara tepat dan kreatif sehingga sesuai dengan perkembangan mereka termasuk gaya belajarnya.

Dalam pembelajaran karakteristik dan pengembangan potensi peserta didik diharapkan dapat memahami konsep perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik, tahapan, prinsip-prinsip dan implementasinya terhadap pendidikan; mengidentifikasi tugas-tugas perkembangan akhir masa kanak-kanak dan keragaman karakteristik peserta didik, menganalisis permasalahan perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik dan menentukan kegiatan pembelajaran untuk memfasilitasi variasi perkembangan peserta didik. Guru juga diharapkan dapat memahami konsep potensi peserta didik dan pengembangannya serta menentukan pembelajaran yang memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik.

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

Perkembangan Peserta Didik.
Potensi Peserta Didik.

Untuk lebih memahami materi mengenai pengembangan potensi peserta didik, Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengunduh materi di bawah ini:


Demikian artikel singkat materi pembelajaran 7 tentang pengembangan potensi peserta didik pada seri materi pedagogik PPPK Tahun 2021.

Materi diatas hanya sebagai tambahan wawasan baik bagi yang sudah melaksanakan PPPK maupun yang belum melaksanakan.

Semoga bermanfaat.

Salam admin,

Pembelajaran 6 - Konsep Penilaian


PENGANTAR

MTs Arabic - Konsep penilaian merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru agar mampu melaksanakan pengembangan penilaian berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi.

Untuk mencapai kompetensi tersebut, Anda akan mempelajari materi fungsi penilaian, penilaian dalam kurikulum 2013, dan penilaian oleh pendidik  dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan, dan dapat Anda akses baik secara online maupun offline. 

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu Anda dalam mempelajari materi. Pada akhir sesi pembelajaran, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang disajikan sebagai review pembelajaran yang sudah Anda lakukan.

KOMPETENSI

Pembelajaran konsep penilaian ini untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan pengembangan penilaian berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi;

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Setelah mempelajari materi pokok 6 tentang konsep penilaian, diharapkan Anda mampu: 

menjelaskan fungsi penilaian;
mengimplementasikan penilaian pada kurikulum 2013;
mengembangkan penilaian untuk peserta didik.

MATERI POKOK

Pengumpulan informasi pencapaian hasil belajar peserta didik membutuhkan teknik dan instrumen penilaian, serta prosedur analisis sesuai dengan karakteristik penilaian masing-masing. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum berbasis kompetensi dengan KD sebagai kompetensi minimal yang harus dicapai oleh peserta didik. 

Untuk mengetahui ketercapaian KD, pendidik harus merumuskan sejumlah indikator pencapaian kompetensi (IPK). IPK digunakan sebagai acuan penilaian. Pendidik atau satuan pendidikan (sekolah) juga harus menentukan pencapaian kriteria ketuntasan minimal (KKM).

Penilaian bukan sekadar untuk mengetahui pencapaian hasil belajar peserta didik. Penilaian dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam proses belajar. Selama ini, seringkali penilaian cenderung dilakukan hanya untuk mengukur hasil belajar peserta didik, sehingga penilaian diposisikan seolah-olah sebagai kegiatan yang terpisah dari proses pembelajaran. Penilaian seharusnya dilaksanakan melalui tiga pendekatan, yaitu assessment of learning (penilaian akhir pembelajaran), assessment for learning (penilaian untuk pembelajaran), dan assessment as learning (penilaian sebagai pembelajaran).

Berdasarkan Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan, Lingkup penilaian pendidikan pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah terdiri atas penilaian hasil belajar oleh pendidik; penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan; dan penilaian hasil belajar oleh Pemerintah. Penilaian Hasil belajar oleh pendidik terdiri atas penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

Fungsi Penilaian.
Penilaian dalam Kurikulum 2013.
Penilaian oleh Pendidik.

Untuk lebih memahami materi mengenai konsep penilaian, Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengunduh materi di bawah ini:


Demikian artikel singkat materi pembelajaran 6 tentang konsep penilaian pada seri materi pedagogik PPPK Tahun 2021.

Materi diatas hanya sebagai tambahan wawasan baik bagi yang sudah melaksanakan PPPK maupun yang belum melaksanakan.

Semoga bermanfaat.

Salam admin,

Pembelajaran 5 - Dasar Komunikasi


PENGANTAR

MTs Arabic - Dasar komunikasi merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru agar mampu memahami strategi komunikasi efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dalam proses pembelajaran.  

Untuk mencapai kompetensi tersebut, Anda akan mempelajari materi konsep dasar komunikasi, unsur-unsur komunikasi, proses komunikasi, faktor penunjang dan penghambat komunikasi efektif dalam pembelajaran, strategi komunikasi efektif, empatik dan santun dengan peserta didik, dan berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan, dan dapat Anda akses baik secara online maupun offline. 

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu Anda dalam mempelajari materi. Pada akhir sesi pembelajaran, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang disajikan sebagai review pembelajaran yang sudah Anda lakukan.

KOMPETENSI

Setelah mempelajari modul ini secara mandiri, tekun dan semangat yang tinggi, Anda dapat memahami strategi komunikasi efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dalam proses pembelajaran.

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Setelah mempelajari materi pokok tentang Dasar Komunikasi, diharapkan Anda mampu: 

Menjelaskan pengertian fungsi, unsur dan proses komunikasi;
Menentukan faktor-faktor penunjang dan penghambat dalam komunikasi yang efektif;
Menerapkan strategi komunikasi yang efektif dengan peserta didik; dan
Melakukan komunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik

MATERI POKOK

Secara etimologis komunikasi atau communication (dalam bahasa Inggris) berasal dari perkataan Latin communis yang berarti “sama”, communico, communicatio, atau communicare yang berarti “membuat sama” (to make common) (Effendi, 1993).

Secara terminologis, komunikasi berarti proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Komunikasi terjadi apabila terdapat kesamaan makna terhadap suatu pesan yang disampaikan oleh komunikator dan diterima oleh komunikan. (Rakhmat, 1989).

Gintings (2008: 120-122) menegaskan ada sejumlah unsur komunikasi berdasarkan definisi dan model komunikasi. Unsur-unsur yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Pengirim atau komunikator
Penyandian atau encoding
Pesan atau Message
Saluran dan Media
Penyandian Ulang atau Decoding
Penerima atau Komunikan
Umpan Balik atau Feedback

Menurut Model Lasswel proses komunikasi dapat digambarkan dengan menjawab pertanyaan: “Siapa Mengatakan Apa Dengan Saluran Apa Kepada Siapa dengan Pengaruh Bagaimana?”. Berdasarkan model ini unsur komunikasi terdiri atas pengirim, pesan, media, penerima, dan hasil komunikasi. Model ini bersifat satu arah dan tidak mempertimbangkan gangguan komunikasi. Menurut model komunikasi Srhramm proses komunikasi mencakup proses penyandian dan adanya pengaruh pengalaman dari komunikator dan komunikan.

Faktor penunjang komunikasi efektif dapat dilihat dari faktor guru, peserta didik, dan muatan pelajaran. Faktor penghambat komunikasi efektif secara umum meliputi gangguan fisik, gangguan mekanik, gangguan semantik, gangguan budaya, gangguan kepentingan, dan gangguan motivasi. Faktor penghambat komunikasi efektif dalam pembelajaran terdiri atas hambatan pada guru, hambatan pada saluran atau media, serta hambatan pada peserta didik.

Startegi komunikasi efektif, empatik dan santun dapat meliputi kegiatan:

(1) membangun etos guru melalui kesiapan, kesungguhan, ketulusan, kepercayaan, ketenangan, keramahan dan kesederhanaan;
(2) memilih materi yang sesuai, dengan memperhatikan: materi sesuai dengan latar belakang pengetahuan peserta didik, menarik minat guru dan peserta didik, serta sesuai dengan pengetahuan peserta didik.
(3) menggunakan bahasa yang tepat: kata-kata harus jelas, kata-kata harus tepat, dan kata-kata harus menarik,
(4) Membangun Iklim Komunikasi dengan Peserta Didik. Iklim komunikasi yang positif dapat dilakukan melalui sikap respect, emphaty, audible, clarity, dan humble.

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

Konsep Dasar Komunikasi.
Unsur-unsur Komunikasi.
Proses Komunikasi.
Faktor Penunjang dan Penghambat Komunikasi Efektif dalam Pembelajaran.
Strategi Komunikasi Efektif, Empatik dan Santun dengan Peserta Didik.
Berkomunikasi secara Efektif, Empatik, dan Santun dengan Peserta Didik.

Untuk lebih memahami materi mengenai dasar komunikasi, Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengunduh materi di bawah ini:


Demikian artikel singkat materi pembelajaran 5 tentang dasar komunikasi pada seri materi pedagogik PPPK Tahun 2021.

Materi diatas hanya sebagai tambahan wawasan baik bagi yang sudah melaksanakan PPPK maupun yang belum melaksanakan.

Semoga bermanfaat.

Salam admin,

Pembelajaran 4 - Desain Pembelajaran


PENGANTAR

MTs Arabic - Desain Pembelajaran merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru agar mampu mengembangkan pembelajaran yang memfasilitasi terjadinya transfer pengetahuan secara efektif dari guru ke peserta didik. Dengan pembelajaran ini diharapkan guru mampu mengembangkan desain pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013.

Untuk mencapai kompetensi tersebut, Anda akan mempelajari analisis Standar Kelulusan (SKL), Kompetensi Inti (KI), dan Kompetensi Dasar (KD) dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan, dan dapat Anda akses baik secara online maupun offline. 

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu Anda dalam mempelajari materi. Pada akhir sesi pembelajaran, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang disajikan sebagai review pembelajaran yang sudah Anda lakukan.

KOMPETENSI

Kompetensi guru yang akan dicapai pada pembelajaran ini yaitu guru mampu mengembangkan desain pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013.

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Setelah mempelajari materi pokok 1 tentang konsep dasar ABK, diharapkan Anda mampu: 

Guru mampu menganalisis kompetensi dasar;
Guru mampu menentukan target kompetensi dari setiap kompetensi dasar;
Guru mampu menentukan IPK; 
Guru mampu mengembangkan pembelajaran; dan 
Guru mampu mengembangkan tujuan pembelajaran.

MATERI POKOK

Mendesain pembelajaran merupakan salah satu tugas krusial guru dalam mempersiapkan proses pembelajaran di kelas. Tugas utama guru dalam melaksanakan desain pembelajaran adalah diawali dengan bagaimana guru mampu menganalisis kompetensi dasar yang diamanatkan oleh kurikulum. Dalam pengembangan kurikulum guru juga dipersiapkan dalam menentukan target kompetensi dari setiap kompetensi dasar yang telah disusun untuk mengetahui apa yang menjadi target dari kompetensi dasar dari kurikulum tersebut, sehingga guru bisa dengan tepat merumuskan pembelajaran yang akan di laksanakan.

Indikator pencapaian kompetensi di rumuskan oleh guru untuk melihat sejauh mana tingkat pemahaman peserta didik dalam pembelajaran yang sedang dilakukan, dengan IPK yang telah disusun, guru mampu mengembangkan pembelajaran sesuai rangkaian tingkat pengetahuan dan keterampilan yang telah dirancang dengan IPK dalam setiap materinya, setelah itu guru mampu mengembangkan tujuan pembelajaran yang menyesuaikan dengan target kompetensi yang kemudian dijabarkan dalam rumusan IPK, tujuan pembelajaran dikembangkan dalam bentuk narasi atau poin yang mampu menjabarkan materi dan kompetensi yang akan dicapai.

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

Analisis SKL, KI, dan KD,
Perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi,
Langkah Desain Pembelajaran

Untuk lebih memahami materi mengenai Desain Pembelajaran, Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengunduh materi di bawah ini:


Demikian artikel singkat materi pembelajaran 4 tentang desain pembelajaran pada seri materi pedagogik PPPK Tahun 2021.

Materi diatas hanya sebagai tambahan wawasan baik bagi yang sudah melaksanakan PPPK maupun yang belum melaksanakan.

Semoga bermanfaat.

Salam admin,

Pembelajaran 3 - Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi


PENGANTAR

MTs Arabic - Keterampilan tingkat tinggi merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru agar mampu mengembangkan pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi, antara dalam hal menjelaskan konsep HOTS, merancang pembelajaran HOTS; serta menganalisis kompetensi dasar.

Untuk mencapai kompetensi tersebut, Anda akan mempelajari konsep berpikir tingkat tinggi dan materi terkait kompetensi keterampilan 4Cs (Creativity, Critical Thinking, Collaboration, Communication) dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan, dan dapat Anda akses baik secara online maupun offline. 

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu Anda dalam mempelajari materi. Pada akhir sesi pembelajaran, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang disajikan sebagai review pembelajaran yang sudah Anda lakukan.

KOMPETENSI

Pembelajaran keterampilan berpikir tingkat tinggi ini dikembangkan dengan tujuan mengembangkan kompetensi calon guru PPPK sehingga mampu mengembangkan pembelajaran berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi.

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Setelah mempelajari materi 3 tentang keterampilan berpikir tingkat tinggi, diharapkan Anda mampu: 

Guru mampu menjelaskan konsep HOTS;
Guru mampu merancang pembelajaran HOTS; dan
Guru mampu menganalisis kompetensi dasar.

MATERI POKOK

Bloom membagi keterampilan menjadi dua bagian. Pertama adalah keterampilan tingkat rendah yang penting dalam proses pembelajaran, yaitu: mengingat (remembering), memahami (understanding), dan menerapkan (applying), dan kedua adalah yang diklasifikasikan ke dalam keterampilan berpikir tingkat tinggi berupa keterampilan menganalisis (analyzing), mengevaluasi (evaluating), dan mencipta (creating).  Keterampilan berpikir tingkat tinggi yang dalam bahasa umum dikenal sebagai Higher Order Thinking Skills (HOTS) didefinisikan sebagai proses berpikir kompleks dalam menguraikan materi, membuat kesimpulan, membangun representasi, menganalisis, dan membangun hubungan dengan melibatkan aktivitas mental yang paling dasar (Resnick,1987). 

Pembelajaran yang berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi adalah pembelajaran yang melibatkan tiga aspek keterampilan berpikir tingkat tinggi yaitu: transfer of knowledge, critical and creative thinking, dan problem solving. Proses pembelajaran keterampilan berpikir tingkat tinggi tidak memandang level Kompetensi Dasar (KD), apakah KD nya berada pada tingkatan C1, C2, C3, C4, C5, atau C6.

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

Konsep Berpikir Tingkat Tinggi
Kompetensi Keterampilan 4Cs (Creativity, Critical Thinking, Collaboration, Communication)

Untuk lebih memahami materi keterampilan berpikir tingkat tinggi, Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengunduh materi di bawah ini:


Demikian artikel singkat materi pembelajaran 3 tentang keterampilan berpikir tingkat tinggi pada seri materi pedagogik PPPK Tahun 2021.

Materi diatas hanya sebagai tambahan wawasan baik bagi yang sudah melaksanakan PPPK maupun yang belum melaksanakan.

Semoga bermanfaat.

Salam admin,

Pembelajaran 2 - Karakter Peserta Didik


PENGANTAR

MTs Arabic - Karakter peserta didik merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru agar mampu menerapkan beragam karakteristik peserta didik sebagai pijakan dalam mendesain pembelajaran yang inovatif untuk mendukung tugas keprofesian sebagai pendidik, yang mempesona yang dilandasi sikap berwibawa, tegas, disiplin, penuh panggilan jiwa, disertai dengan jiwa kesepenuhatian dan kemurahatian. 

Untuk mencapai kompetensi tersebut, Anda akan mempelajari materi pengertian karakteristik peserta didik, dan ragam karakteristik peserta didik dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan, dan dapat Anda akses baik secara online maupun offline. 

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu Anda dalam mempelajari materi. Pada akhir sesi pembelajaran, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang disajikan sebagai review pembelajaran yang sudah Anda lakukan.

KOMPETENSI

Setelah mempelajari keseluruhan materi pada pembelajaran ini, Anda diharapkan mampu menerapkan beragam karakteristik peserta didik sebagai pijakan dalam mendesain pembelajaran yang inovatif untuk mendukung tugas keprofesian sebagai pendidik, yang mempesona yang dilandasi sikap berwibawa, tegas, disiplin, penuh panggilan jiwa, disertai dengan jiwa kesepenuhatian dan kemurahatian. 

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Adapun indikator pencapaian kompetensi untuk mendukung kompetensi yang diharapkan,

Menjelaskan pengertian karakteristik peserta didik;
Menjelaskan pengertian kemampuan awal peserta didik;
Mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik;
Menentukan kegiatan pembelajaran yang kondusif berdasarkan hasil identifikasi kemampuan awal peserta didik; dan
Menjelaskan ragam/macam-macam karakteristik peserta didik.

MATERI POKOK

Peserta didik dalam suatu kelas atau sekolah memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Perbedaan-perbedaan yang ada perlu dikelola secara baik. Namun jika perbedaan tersebut tidak dikelola secara baik, maka akan menimbulkan permasalahan-permasalahan dalam pembelajaran. Karakteristik peserta didik banyak ragam yaitu: etnik, kultural, status sosial, minat, perkembangan kognitif, kemampuan awal, gaya belajar, motivasi, perkembangan emosi, perkembangan sosial dan perkembangan moral dan spiritual, dan perkembangan motorik.

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

Pengertian Karakteristik Peserta Didik.
Ragam Karakteristik Peserta Didik.

Untuk lebih memahami materi mengenai karakter peserta didik, Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengklik tautan materi di bawah ini:


Demikian artikel singkat materi pembelajaran 2 tentang karakter peserta didik pada seri materi pedagogik PPPK Tahun 2021.

Materi diatas hanya sebagai tambahan wawasan baik bagi yang sudah melaksanakan PPPK maupun yang belum melaksanakan.

Semoga bermanfaat.

Salam admin,

Pembelajaran 1 - Teori Belajar


PENGANTAR

MTs Arabic - Anda pasti sudah sering mendengar mengenai istilah teori belajar. Teori belajar sendiri didefinisikan sebagai metode yang menggambarkan bagaimana seseorang melakukan proses belajar. Pada bahan belajar ini, akan dibahas 4 jenis teori belajar, meliputi: teori belajar behavioristik, teori belajar kognitif, teori belajar konstruktivistik, dan teori belajar humanistik.

Pada teori belajar behavioristik seseorang dianggap belajar jika ia telah mampu menunjukkan perubahan tingkah laku. Aplikasi teori ini dalam pembelajaran, kegiatan belajar ditekankan sebagai aktifitas “mimetic” yang menuntut peserta didik untuk mengungkapkan kembali pengetahuan yang sudah dipelajari. Menurut teori belajar kognitif belajar dianggap terjadi jika terdapat perubahan persepsi dan pemahaman. Asumsi teori ini adalah bahwa setiap orang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang telah tertata dalam bentuk struktur kognitif yang dimilikinya. Selama kegiatan pembelajaran berlangsung, keterlibatan peserta didik secara aktif amat dipentingkan. Untuk menarik minat dan meningkatkan retensi belajar perlu mengkaitkan pengetahuan baru dengan setruktur kognitif yang telah dimiliki peserta didik. 

Menurut pandangan konstruktivistik pembelajaran diusahakan agar dapat memberikan kondisi terjadinya proses pembentukan tersebut secara optimal pada diri peserta didik. Peserta didik diberikan kesempatan untuk mengembangkan ide-idenya secara luas. Sementara peranan guru dalam belajar konstruktivistik adalah membantu agar proses pengkonstruksian pengetahuan oleh peserta didik berjalan lancar. Dan menurut teori humanistik tujuan belajar adalah untuk memanusiakan manusia. Proses belajar dianggap berhasil jika siswa telah memahami lingkungan dan dirinya sendiri. Aplikasi teori humanistik dalam kegiatan pembelajaran cenderung mendorong siswa untuk berpikir induktif. Teori ini juga amat mementingkan faktor pengalaman dan keterlibatan siswa secara aktif dalam belajar. 

Untuk lebih memahami materi mengenai teori belajar, Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengklik tautan di bawah ini:


KOMPETENSI

Setelah mempelajari keseluruhan materi pada pembelajaran teori belajar ini, Anda diharapkan dapat menerapkan teori belajar dalam pembelajaran untuk mendukung tugas keprofesian dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang mendidik agar membangun sikap (karakter Indonesia), pengetahuan dan keterampilan peserta didik

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Setelah mempelajari materi dalam pembelajaran teori belajar ini, Anda dapat:

Menjelaskan teori belajar behavioristik;
Menerapkan implikasi teori belajar behavioristik dalam pembelajaran;
Menjelaskan teori belajar kognitif;
Menerapkan implikasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran;
Menjelaskan teori belajar konstruktivistik;
Menerapkan implikasi teori belajar konstruktivistik dalam pembelajaran;
Menjelaskan teori belajar humanistik; dan
Menerapkan implikasi teori belajar humanistik dalam pembelajaran.

MATERI POKOK

Teori belajar merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru agar mampu menerapkan teori belajar dalam pembelajaran untuk mendukung tugas keprofesian dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang mendidik agar membangun sikap (karakter Indonesia), pengetahuan dan keterampilan peserta didik. 

Untuk mencapai kompetensi tersebut, Anda akan mempelajari materi teori belajar behavioristik dan implikasinya dalam pembelajaran, teori belajar kognitif dan implikasinya dalam pembelajaran, implikasi teori kognitif dalam kegiatan pembelajaran, teori belajar konstruktivistik dan implikasinya dalam pembelajaran, dan teori belajar humanistik dan implikasinya dalam pembelajaran dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan, dan dapat Anda akses baik secara online maupun offline. 

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu Anda dalam mempelajari materi. Pada akhir sesi pembelajaran, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang disajikan sebagai review pembelajaran yang sudah Anda lakukan.

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

Teori Belajar Behavioristik dan Implikasinya dalam Pembelajaran.
Teori belajar Kognitif dan implikasinya dalam pembelajaran.
Implikasi Teori Perkembangan Kognitif dalam Kegiatan Belajar
Teori belajar Konstruktivistik dan implikasinya dalam pembelajaran.
Teori belajar Humanistik dan implikasinya dalam pembelajaran.

Arsip materi yang berkaitan dengan materi pokok di atas dapat Anda untuh di bawah ini:


Demikian artikel singkat materi pembelajaran 1 tentang teori belajar pada seri materi pedagogik PPPK Tahun 2021.

Materi diatas hanya sebagai tambahan wawasan baik bagi yang sudah melaksanakan PPPK maupun yang belum melaksanakan.

Semoga bermanfaat.

Salam admin,

Saturday, March 27, 2021

Modul Pembelajaran Bidang Studi Bahasa Arab PPPK 2021


MTs Arabic - Peran guru profesional dalam proses pembelajaran sangat penting sebagai kunci keberhasilan belajar peserta didik. Guru profesional adalah guru yang kompeten membangun proses pembelajaran yang baik sehingga dapat menghasilkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter Pancasila yang prima. Hal tersebut menjadikan guru sebagai komponen utama dalam pendidikan sehingga menjadi fokus perhatian Pemerintah maupun Pemerintah Daerah dalam seleksi Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK).

Seleksi Guru ASN PPPK dibuka berdasarkan pada Data Pokok Pendidikan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengestimasi bahwa kebutuhan guru di sekolah negeri mencapai satu juta guru (di luar guru PNS yang saat ini mengajar). Pembukaan seleksi untuk menjadi guru ASN PPPK adalah upaya menyediakan kesempatan yang adil bagi guru-guru honorer yang kompeten agar mendapatkan penghasilan yang layak.

Pemerintah membuka kesempatan bagi:

1). Guru honorer di sekolah negeri dan swasta (termasuk guru eks-Tenaga Honorer Kategori dua yang belum pernah lulus seleksi menjadi PNS atau PPPK sebelumnya.

2). Guru yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan; dan Lulusan Pendidikan Profesi Guru yang saat ini tidak mengajar.

Seleksi guru ASN PPPK kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana pada tahun sebelumnya formasi untuk guru ASN PPPK terbatas. Sedangkan pada tahun 2021 semua guru honorer dan lulusan PPG bisa mendaftar untuk mengikuti seleksi. Semua yang lulus seleksi akan menjadi guru ASN PPPK hingga batas satu juta guru. Oleh karenanya agar pemerintah bisa mencapai target satu juta guru, maka pemerintah pusat mengundang pemerintah daerah untuk mengajukan formasi lebih banyak sesuai kebutuhan.

Untuk mempersiapkan calon guru ASN PPPK siap dalam melaksanakan seleksi guru ASN PPPK, maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) mempersiapkan modul-modul pembelajaran setiap bidang studi yang digunakan sebagai bahan belajar mandiri, pemanfaatan komunitas pembelajaran menjadi hal yang sangat penting dalam belajar antara calon guru ASN PPPK secara mandiri. Modul akan disajikan dalam konsep pembelajaran mandiri menyajikan pembelajaran yang berfungsi sebagai bahan belajar untuk mengingatkan kembali substansi materi pada setiap bidang studi, modul yang dikembangkan bukanlah modul utama yang menjadi dasar atau satu-satunya sumber belajar dalam pelaksanaan seleksi calon guru ASN PPPK tetapi dapat dikombinasikan dengan sumber belajar lainnya. Peran Kemendikbud melalui Ditjen GTK dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan guru ASN PPPK melalui pembelajaran yang bermuara pada peningkatan kualitas peserta didik adalah menyiapkan modul belajar mandiri.

Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar (Direktorat GTK Dikdas) bekerja sama dengan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) yang merupakan Unit Pelaksanaan Teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan yang bertanggung jawab dalam mengembangkan modul belajar mandiri bagi calon guru ASN PPPK. Adapun modul belajar mandiri yang dikembangkan tersebut adalah modul yang di tulis oleh penulis dengan menggabungkan hasil kurasi dari modul Pendidikan Profesi Guru (PPG), Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP), dan bahan lainnya yang relevan. Dengan modul ini diharapkan calon guru ASN PPPK memiliki salah satu sumber dari banyaknya sumber yang tersedia dalam mempersiapkan seleksi Guru ASN PPPK. Mari kita tingkatkan terus kemampuan dan profesionalisme dalam mewujudkan pelajar Pancasila.

Adapun materi yang ditampilkan pada modul tersebut adalah sebagai berikut:

Pembelajaran 1. Dhamir (Kata Ganti Persona Arab) >>>Baca Selengkapnya<<<

Pembelajaran 2 Istifham (Kalimat Interogatif Arab) >>>Baca Selengkapnya<<<

Pembelajaran 3 Qira’ah (Membaca) >>>Baca Selengkapnya<<<

Pembelajaran 4 Fiil Mudhari dan Fiil Madhi >>>Baca Selengkapnya<<<

Pembelajaran 5 Al-Amru wa An-Nahyu (Perintah dan Larangan) >>>Baca Selengkapnya<<<

Pembelajaran 6 Anmath Arabiyah (Pola Kalimat Arab) >>>Baca Selengkapnya<<<

Semoga Modul Pembelajaran Bidang Studi Bahasa Arab PPPK 2021 di atas membantu para guru Bahasa Arab yang akan melaksanakan seleksi Guru ASN PPPK.

Salam Admin,

Keyword: modul, bahasa arab, modul pembelajaran daring, modul pembelajaran jarak jauh, modul belajar dari rumah, modul pembelajaran, pppk guru, info terbaru pppk, tes pppk, pppk, sscasn p3k

Pembelajaran 6 - Anmath Arabiyah (Pola Kalimat Arab)


PENGANTAR

Anmath Arabiyah (Pola Kalimat Arab) merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru bahasa arab agar mampu menganalisis Anmath Arabiyah (Pola Kalimat Arab).

Untuk mencapai kompetensi tersebut, Anda akan mempelajari materi Struktur dan Pola Kalimat Verbal Arab, Kategori dan Fungsi Sintaksis Kalimat Verbal Bahasa Arab dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan, dan dapat Anda akses baik secara online maupun offline. 

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu Anda dalam mempelajari materi. Pada akhir sesi pembelajaran, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang disajikan sebagai review pembelajaran yang sudah Anda lakukan.

KOMPETENSI

Penjabaran model kompetensi yang selanjutnya dikembangkan pada kompetensi guru bidang studi bahasa Arab yang lebih spesifik pada pembelajaran 6. Anmath Arabiyah (Pola Kalimat Arab), ada beberapa kompetensi guru bidang studi bahasa Arab yang akan dicapai pada pembelajaran ini, kompetensi yang akan dicapai pada pembelajaran ini adalah calon guru P3K mampu menganalisis Anmath Arabiyah  (Pola Kalimat Arab)

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Dalam rangka mencapai kompetensi guru bidang studi, maka dikembangkanlah indikator - indikator yang sesuai dengan tuntutan kompetensi guru bidang studi bahasa Arab. Indikator pencapaian kompetensi yang akan dicapai dalam pembelajaran 6. Anmath Arabiyah (Pola Kalimat Arab) adalah sebagai berikut.

Menganalisis struktur dan pola kalimat verbal,
Menganalisis kategori dan fungsi sintaksis kalimat verbal bahasa Arab,
Menganalisis struktur dan pola kalimat nominal

MATERI POKOK

Kalimat verbal atau jumlah fi’liyah adalah susunan dua kata atau lebih yang setidaknya terdiri atas fiil (predikat) dan fail (subjek).

Jumlah fi’liyah selalu didahului oleh fiil (verba) dan diikuti isim (nomina). Pola jumlah fi’liyah setidaknya ada tiga macam, yaitu:

Fiil + fail
Fiil + fail + maf’ul bih
Fiil + naibul fail
Fiil di dalam jumlah fi’liyah bisa berupa fiil madhi, fiil mudhari, atau fiil amar sesuai kebutuhan.

Fail adalah isim yang beri’rab rafa yang menerangkan tentang seseorang atau sesuatu yang melakukan aktivitas dan terletak setelah fiil mabni ma’lum.

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

Struktur dan Pola Kalimat Verbal Arab
Kategori dan Fungsi Sintaksis Kalimat Verbal Bahasa Arab
Untuk lebih memahami materi mengenai Anmath Arabiyah (Pola Kalimat Arab), Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengklik di bawah ini:


Pembelajaran 5 - Al-Amru wa An-Nahyu (Perintah dan Larangan)


PENGANTAR

Al-Amru wa An-Nahyu (Perintah dan Larangan) merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru bahasa arab agar mampu menganalisis Al-Amru wa An-Nahyu (Perintah dan Larangan Bahasa Arab)

Untuk mencapai kompetensi tersebut, Anda akan mempelajari materi Al-Amru, An-Nahyu, An-Nahyu, tanda dan Karakterteristik Fiil Nahi dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan, dan dapat Anda akses baik secara online maupun offline. 

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu Anda dalam mempelajari materi. Pada akhir sesi pembelajaran, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang disajikan sebagai review pembelajaran yang sudah Anda lakukan.

KOMPETENSI

Penjabaran model kompetensi yang selanjutnya dikembangkan pada kompetensi guru bidang studi bahasa Arab yang lebih spesifik pada pembelajaran 5. Al-Amru wa An-Nahyu (Perintah dan Larangan Bahasa Arab), ada beberapa kompetensi guru bidang studi bahasa Arab yang akan dicapai pada pembelajaran ini, kompetensi yang akan dicapai pada pembelajaran ini adalah calon guru P3K mampu menganalisis Al-Amru wa An-Nahyu (Perintah dan Larangan Bahasa Arab)

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Setelah mempelajari materi pokok 5, diharapkan Anda mampu: 

Menganalisis al-amru (Kata perintah dalam bahasa Arab),
Menganalisis al-nahyu (Kalimat larangan dalam bahasa Arab),
Menganalisis tanda dan karakteristik al-amru.
Menganalisis tanda dan karakteristik fiil nahi.

MATERI POKOK

Kata al-amru merupakan bentuk mashdar dari derivasi kata amara, ya’muru, amaran. Secara bahasa bisa berarti menyuruh atau memerintahkan. Secara istilah al-amru adalah meminta direalisasikannya sesuatu, baik permintaan itu berupa perbuatan fisik maupun psikis.

Kalimat perintah atau imperatif adalah bentuk kalimat atau verba untuk mengungkapkan perintah atau keharusan atau larangan melaksanakan perbuatan. Jika dilihat dari definisi ini maka antara amar dan nahyi dalam bahasa Indonesia tidak dibedakan, keduanya sama-sama disebut perintah. Perbedaannya hanya pada lanjutan istilah perintah, amar definisinya adalah perintah untuk melaksanakan aktivitas dan nahi adalah perintah untuk menjauhi sebuah aktivitas.

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

Al-Amru (Kata Perintah dalam Bahasa Arab)
An-Nahyu (Kalimat Larangan dalam Bahasa Arab)
An-Nahyu (Kalimat Larangan dalam Bahasa Arab)
Tanda dan Karakterteroistik Fiil Nahi
Untuk lebih memahami materi mengenai Al-Amru wa An-Nahyu , Anda dapat  membaca materi pembelajaran dengan mengklik tautan di bawah ini:


Pembelajaran 4 - Fi'il Mudhari dan Fi'il Madhi


PENGANTAR

Fi'il Mudhari dan Fi'il Madhi merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru bahasa arab agar mampu menganalisis Fi'il Mudhari dan Fi'il madhi.

Untuk mencapai kompetensi tersebut, Anda akan mempelajari materi Fi'il Mudhari Beri’rab Rafa dan Tanda I’rabnya, Fi'il Mudhari Beri’rab Nasab dan Tanda I’rabnya, Fi'il Mudhari Beri’rab Jazm dan Tanda I’rabnya, Fi'il Madhi dan Sistem Perubahannya  dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan, dan dapat Anda akses baik secara online maupun offline. 

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu Anda dalam mempelajari materi. Pada akhir sesi pembelajaran, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang disajikan sebagai review pembelajaran yang sudah Anda lakukan.

KOMPETENSI

Penjabaran model kompetensi yang selanjutnya dikembangkan pada kompetensi guru bidang studi bahasa Arab yang lebih spesifik pada pembelajaran 4. Fi'il Mudhari dan Fi'il Madhi, ada beberapa kompetensi guru bidang studi bahasa Arab yang akan dicapai pada pembelajaran ini, kompetensi yang akan dicapai pada pembelajaran ini adalah calon guru P3K mampu menganalisis Fi'il Mudhari dan Fi'il madhi.

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Dalam rangka mencapai kompetensi guru bidang studi, maka dikembangkanlah indikator-indikator yang sesuai dengan tuntutan kompetensi guru bidang studi bahasa Arab. Indikator pencapaian kompetensi yang akan dicapai dalam pembelajaran 4. Fi'il Mudhari dan Fi'il Madhi adalah sebagai berikut.

Menganalisis Fi'il Mudhari beri’rab rafa dan tanda i’rabnya
Menganalisis Fi'il Mudhari beri’rab nasab dan tanda I’rabnya
Menganalisis Fi'il Mudhari beri’rab jazm dan tanda i’rabnya
Menganalisis Fi'il madhi dan sistem perubahannya

MATERI POKOK

Fi'il mudhari (verba Arab imperfek) adalah Fi'il yang menunjukkan arti pekerjaan yang “sedang” atau “akan” dikerjakan. Jadi zaman untuk Fi'il mudhari adalah zaman hal (sedang) atau istiqbal (akan).

Ciri-ciri Fi'il mudhari (verba Arab imperfek), yaitu:

(1) Fi'il yang diawali oleh salah satu huruf mudhara’ah
(2) Fi'il yang bisa dimasuki oleh salah satu partikel (adawat) yang menunjukkan waktu/zaman akan datang (istiqbal) yaitu أ، ن، ي، ت
(3) Fi'il yang (didalamnya) ada “ya‟ al-mukhatabah”, dan
(4) Fi'il yang bisa dimasuki oleh partikel “قد“ untuk tujuan terkadang, dan
(5) Fi'il yang bisa dimasuki oleh salah satu awamil al-nawashib (partikel subjungtif) dan awamil aljawazim (partikel jusif).

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

Fi'il Mudhari Beri’rab Rafa dan Tanda I’rabnya
Fi'il Mudhari Beri’rab Nasab dan Tanda I’rabnya
Fi'il Mudhari Beri’rab Jazm dan Tanda I’rabnya
Fi'il Mudhari dan Sistem Perubahannya
Untuk lebih memahami materi mengenai Fi'il Mudhari dan Fi'il Madhii , Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengklik tautan di bawah ini:


Pembelajaran 3 - Qira’ah (Membaca)


PENGANTAR

Qira’ah (Membaca) merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru bahasa arab agar mampu menganalisis qira’ah (membaca).

Untuk mencapai kompetensi tersebut, Anda akan mempelajari materi Qira’ah Mukatsafahi, Qira’ah Muwasa’ah, Al-Fahm Al-Qira’i , Qira’ah Annaqidah dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan, dan dapat Anda akses baik secara online maupun offline. 

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu Anda dalam mempelajari materi. Pada akhir sesi pembelajaran, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang disajikan sebagai review pembelajaran yang sudah Anda lakukan.

KOMPETENSI

Penjabaran model kompetensi yang selanjutnya dikembangkan pada kompetensi guru bidang studi bahasa Arab yang lebih spesifik pada pembelajaran 3. Qira’ah (Membaca), ada beberapa kompetensi guru bidang studi bahasa Arab yang akan dicapai pada pembelajaran ini, kompetensi yang akan dicapai pada pembelajaran ini adalah calon guru P3K mampu menganalisis qira’ah (membaca).

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Dalam rangka mencapai kompetensi guru bidang studi, maka dikembangkanlah indikator-indikator yang sesuai dengan tuntutan kompetensi guru bidang studi bahasa Arab. Indikator pencapaian kompetensi yang akan dicapai dalam pembelajaran 3. Qira’ah (Membaca) adalah sebagai berikut:

Menganalisis qira’ah mukatsafah
Menganalisis qira’ah muwasa’ah
Menganalisis al fahm al-qira’i
Menganalisis qira’ah annaqidah

MATERI POKOK

Membaca intensif adalah teknik membaca yang tepat untuk mendapatkan informasi-informasi yang detail dan mendalam dari sebuah teks. 

Membaca ekstensif adalah kegiatan membaca teks-teks panjang yang dipilih sendiri oleh seorang murid berdasarkan minatnya yang dilakukan di luar kelas pembelajaran di bawah arahan guru untuk memahami teks secara general dan tidak mendetail.

Materi lebih mendalam tentang qira’ah berikut pembahasan tata bahasa yang berkaitan dengan ‘Adad Ma’dud (Numeralia Arab) dapat dipelajari pada Modul 3 Qira’ah (Membaca).

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

Qira’ah Mukatsafah (Membaca Intensif)
Qira’ah Muwasa’ah (Membaca Ekstensif)
Al-Fahm Al-Qira’i (Membaca Pemahaman)
Qira’ah Annaqidah (Membaca Kritis)
Untuk lebih memahami materi mengenai Qira’ah (Membaca), Anda dapat  membaca materi pembelajaran dengan mengklik tautan di bawah ini :


Demikian ringkasan materi Pembelajaran 3 - Qira’ah (Membaca).

Semoga bermanfaat.

Salam Admin,

Pembelajaran 2 - Istifham (Kalimat Interogatif Arab)


PENGANTAR

Istifham (kalimat interogatif) merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru bahasa arab agar mampu menganalisis istifham (Kalimat Interogatif Arab).

Untuk mencapai kompetensi tersebut, Anda akan mempelajari materi pengertian istifham, komponen istifham, contoh Istifham, fungsi dan Struktur Istifham, makna Istifham dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan, dan dapat Anda akses baik secara online maupun offline. 

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu Anda dalam mempelajari materi. Pada akhir sesi pembelajaran, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang disajikan sebagai review pembelajaran yang sudah Anda lakukan.

KOMPETENSI

Penjabaran model kompetensi yang selanjutnya dikembangkan pada kompetensi guru bidang studi bahasa Arab yang lebih spesifik pada pembelajaran 2. Istifham (Kalimat Interogatif Arab), ada beberapa kompetensi guru bidang studi bahasa Arab yang akan dicapai pada pembelajaran ini, kompetensi yang akan dicapai pada pembelajaran ini adalah calon guru P3K mampu menganalisis istifham (Kalimat Interogatif Arab)

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Setelah mempelajari materi pokok 2, diharapkan Anda mampu: 

Menjelaskan pengertian istifham,
Menjelaskan komponen istifham,
Menganalisis contoh istifham dalam berbagai konteks,
Menganalisis fungsi dan struktur istifham,
Menganalisis makna istifham.

MATERI POKOK

Ketika manusia berkomunikasi dengan orang lain terkadang menggunakan kalimat tanya (interogatif). Kata tanya adalah kata yang dipakai dalam kalimat tanya untuk menanyakan sesuatu, baik itu orang/benda, perbuatan/tindakan, keadaan/situasi, dan lain sebagainya.

Istifham (kalimat interogatif) adalah kalimat yang menggunakan kalimat tanya. Jika dilihat dari asal bahasanya yakni interogasi, bisa diartikan bahwa kalimat interogatif berfungsi untuk menanyakan sebuah hal atau berita kepada orang lain. Kalimat interogatif paling sering memakai tanda tanya (?) di setiap akhir kalimat.

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

Pengertian Istifham
Komponen Istifham
Contoh Istifham dalam Berbagai Konteks
Fungsi dan Struktur Istifham
Makna Istifham
Untuk lebih memahami materi mengenai Istifham (kalimat interogatif) , Anda dapat  membaca materi pembelajaran dengan mengklik tautan di bawah ini:


Pembelajaran 1 - Dhamir (Kata Ganti Persona Arab)

PENGANTAR

MTs Arabic - Dhamir (Kata Ganti Persona Arab) merupakan salah satu materi yang harus guru Bahasa Arab agar mampu menganalisis konsep dhamir.

Untuk mencapai kompetensi tersebut, calon ASN-PPPK Guru Bahasa Arab akan mempelajari materi dhamir, yaitu Jenis-jenis dhamir, penerapan Isim dhamir, dhamir munfashil, klasifikasi dhamir munfashil, dhamir muttashil  dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan.

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu calon ASN-PPPK Guru Bahasa Arab mempelajari materi tersebut

KOMPETENSI

Penjabaran model kompetensi yang selanjutnya dikembangkan pada kompetensi guru bidang studi bahasa Arab yang lebih spesifik pada pembelajaran 1. Dhamir (Kata Ganti Persona Arab), ada beberapa kompetensi guru bidang studi bahasa Arab yang akan dicapai pada pembelajaran ini, kompetensi yang akan dicapai pada pembelajaran ini adalah calon guru P3K mampu menganalisis konsep dhamir.

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Setelah mempelajari materi pokok 1 tentang konsep dhamir, diharapkan mampu: 
1. Menganalisis konsep isim dhamir
2. Menganalisis jenis-jenis isim dhamir
3. Menganalisis penerapan isim dhamir
4. Menganalisis dhamir munfashil
5. Menganalisis klasifikasi dhamir munfashil
6. Menganalisis dhamir muttashil
7. Menganalisis klasifikasi dhamir muttashil

MATERI POKOK

Kata ganti persona dalam bahasa Arab disebut isim dhamir, jenis isim dhamir dalam bahasa Arab ada empat, yaitu dhamir munfashil, dhamir muttasil, dhamir bariz, dan dhamir mustatir. Jika dilihat dari posisi i’rabnya dhamir dapat beri’rab marfu’, manshub,dan majrur.

Dhamir munfashil adalah dhamir yang dapat berdiri sendiri sebagai sebuah kata. Dhamir munfashil yang marfu jumlahnya ada 12 yaitu: huwa, humaa, hum, hiya, hunna, anta, antuma, antum, anti, antunna, ana, nahnu.

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

1. Konsep Isim Dhamir (Kata Ganti Persona Arab)
2. Jenis-jenis Isim Dhamir
3. Penerapan Isim Dhamir
4. Dhamir Munfashil
5. Klasifikasi Dhamir Munfashil
6. Dhamir Muttashil
7. Klasifikasi Dhamir Muttashil

Untuk lebih memahami materi mengenai kata ganti persona arab, silahkan baca materi pembelajaran dengan mengklik tautan yang telah disediakan. Anda dapat mengunduh materinya dibawah ini:


Demikian ringkasan materi Pembelajaran 1 tentang Dhamir ( Kata Ganti Persona Arab ).

Semoga bermanfaat.

Salam Admin,

Baca Juga:

Website ini dilindungi oleh :

Followers

Fanspage MTs Arabic

Pengunjung MTs Arabic

Live Pengunjung

Arsip MTs Arabic

Label

AKG Bahasa Arab AKM AKSI Analisis Alokasi Waktu Analisis SKL-KI-KD MTs Arsip ATP Bahasa Arab MTs Arsip Bimtek Arsip Buku Kerja Guru Arsip ITHLA Arsip Kurikulum Arsip Kurikulum Darurat Arsip Literasi Digital MTs Arsip MGMP Arsip P3K Kemenag Arsip Pelatihan Arsip Piagam MTs Arabic Arsip PPG Arsip Rapot Arsip Soal Arsip Soal Google Form Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 7 Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 7 Bab 1 Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 7 Bab 2 Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 7 Bab 3 Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 7 Bab 4 Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 7 Bab 5 Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 7 Bab 6 Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 8 Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 8 Bab 1 Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 8 Bab 2 Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 8 Bab 3 Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 8 Bab 4 Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 8 Bab 5 Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 8 Bab 6 Arsip Soal Penilaian Harian Kelas 9 Arsip Surat Arsip TP Bahasa Arab MTs Arsip Webinar Asesmen Madrasah Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bahasa Arab Bahasa Arab MTs Buku Kerja Guru 1 Buku Kerja Guru 2 Buku Kerja Guru 3 Buku Kerja Guru 4 Buku Pegangan Guru dan Siswa ClassPoint Computational Thinking CP Bahasa Arab MTs CPNS Daftar Hadir Daftar Nilai Daya Serap Siswa Deep Learning Download E-Learning Bahasa Arab MTs E-Modul Bahasa Arab Evaluasi Diri Kerja Guru Fase D Hari Guru Nasional Ikrar Guru Indonesia Ilmu Nahwu Ilmu Sharaf Indikator Soal Bahasa Arab MTs Indonesia Website Awards 2021 Info Madrasah IPK Jadwal Mengajar Guru Jurnal Agenda Guru KBC Kegiatan Pembelajaran Bahasa Arab Kelas 7 Kelas 8 Kelas 9 KGE KI-KD Bahasa Arab MTs Kisi-kisi Soal KKM Bahasa Arab MTs KMA 1503 Tahun 2025 KMA 183 Tahun 2019 KMA 347 Tahun 2022 Kode Etik Guru Kokurikuler Kumpulan Soal Kurikulum Berbasis Cinta Kurikulum Madrasah Kurikulum Merdeka Kurikulum Merdeka MTs Literasi MATERI BAB 1 MATERI BAB 2 MATERI BAB 3 MATERI BAB 4 MATERI BAB 5 MATERI BAB 6 Materi Bahasa Arab MTs Media Pembelajaran Metode Pembelajaran Modul 1 Modul 2 Modul 3 Modul 4 Modul 5 Modul 6 Modul Ajar Modul Bahasa Arab Modul Bahasa Arab P3K Modul Pedagogik Modul Pedagogik P3K Modul Profesional PPG Motivasi Nahwu Wadhih Naskah Akademik Olimpiade Bahasa Arab Panduan Kokurikuler Panduan Kurikulum Madrasah Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pelatihan Dugi Academy Pembelajaran Mendalam Pembiasaan Guru Madrasah Penilaian Akhir Semester Penilaian Akhir Semester Kelas 7 Penilaian Akhir Semester Kelas 8 Penilaian Akhir Semester Kelas 9 Penilaian Akhir Tahun Penilaian Harian Penilaian Tengah Semester Perangkat Pembelajaran Perbaikan Soal PPPK Program Semester Program Tahunan Quizizz Regulasi Remedial dan Pengayaan RPP 1 Lembar SEMESTER 1 SEMESTER 2 Silabus Bahasa Arab MTs Soal AKG Soal AKM Bahasa Arab Soal Penilaian Tengah Semester Kelas 7 Soal Penilaian Tengah Semester Kelas 8 Soal Penilaian Tengah Semester Kelas 9 Tata Tertib Guru Tindak Lanjut Kerja Guru Tujuan Pembelajaran Tutorial Ujian Madrasah Wayground Wayground Arabic Wayground PAI Bahasa Arab