Ringkasan Kitab An-Naḥwu al-Wadih vol. 01 (Ibtidaʾiyyah) - Ajza’ul Jumlah (Bagian-Bagian Kalimat)
Ajza’ul Jumlah (Bagian-Bagian Kalimat)
Setelah memahami apa itu kalimat sempurna (jumlah mufidah), materi ini menjelaskan bahwa setiap kalimat tersusun dari kata-kata. Dalam bahasa Arab, kata (الكلمة) terbagi menjadi tiga jenis utama:
Isim (الاسْمُ): Kata Benda/Nama
Ini adalah kata yang merujuk pada nama manusia, hewan, tumbuhan, benda mati, atau konsep abstrak.
Contoh: إِبْرَاهِيمُ (Ibrahim), الْحِصَانُ (kuda), النُّورُ (cahaya).
Fi’il (الْفِعْلُ): Kata Kerja
Ini adalah kata yang menunjukkan suatu perbuatan atau peristiwa yang terikat dengan waktu tertentu (lampau, sekarang, atau yang akan datang).
Contoh: رَكِبَ (telah menaiki), يَحْصُدُ (sedang/akan memanen).
Harf (الْحَرْفُ): Kata Tugas/Partikel
Ini adalah kata yang maknanya tidak akan sempurna atau jelas kecuali jika ia digabungkan dengan kata lain dalam sebuah kalimat.
Contoh: فِي (di), عَلَى (di atas), هَلْ (apakah).
Kaidah Utama (القَوَاعِدُ)
Berikut adalah kaidah utama yang mendefinisikan ketiga jenis kata tersebut:
3- الْكَلِمَةُ ثَلَاثَةُ أَنْوَاعٍ: اسْمٍ، وَفِعْلٍ، وَحَرْفٍ.
Terjemah: Kata itu ada tiga jenis: Isim, Fi’il, dan Harf.
أ- فَالاسْمُ: كُلُّ لَفْظٍ يُسَمَّى بِهِ إِنْسَانٌ، أَوْ حَيَوَانٌ، أَوْ نَبَاتٌ، أَوْ جَمَادٌ أَوْ أَيُّ شَيْءٍ آخَرَ.
Terjemah: Isim adalah setiap lafal (kata) yang digunakan untuk menamai manusia, hewan, tumbuhan, benda mati, atau apa pun lainnya.
ب- وَالْفِعْلُ: كُلُّ لَفْظٍ يَدُلُّ عَلَى حُصُولِ عَمَلٍ فِي زَمَنٍ خَاصٍّ.
Terjemah: Fi’il adalah setiap lafal (kata) yang menunjukkan terjadinya suatu perbuatan pada waktu tertentu.
ج- وَالْحَرْفُ: كُلُّ لَفْظٍ لَا يَظْهَرُ مَعْنَاهُ كَامِلًا إِلَّا مَعَ غَيْرِهِ.
Terjemah: Harf adalah setiap lafal (kata) yang maknanya tidak akan tampak sempurna kecuali bersama dengan kata lainnya.



0 komentar:
Post a Comment